LAPORAN PRAKTIKUM
SOSIOLOGI PERTANIAN
SISTEM
EKONOMI SOSIALIS
Disusun untuk Memenuhi Tugas
Kelompok Mata
Kuliah Pengantar Ekonomi Pertanian
Disusun oleh :
Kelompok IV
|
||||
![]() |
||||
UNIVERSITAS BRAWIJAYA KAMPUS IV
FAKULTAS PERTANIAN
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
KEDIRI
2012
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dulunya sebelum munculnya ekonomi komunis didahului dengan berkembang
secara pesat perekonomian kapitalisme yang menjamur hampir diseluruh dunia.
Banyak negara berlomba-lomba meningkatkan produksinya dimana akhirnya kelompok
borjuis dan orang yang memiliki modal semakin kaya dan kaum proletar serta
buruh tani kebawah semakin miskin. Dari sini terlihat jelas sekali perbedaan
antara keduanya, dimana kapitalis lebih menuntungkan pemilik modal dan kaum
borjuis dan merugikan bagi kaum buruh dan proletar.
Kemudian setelah
kapitalisme muncul untuk lebih melindungi lagi pemilik modal dan penyempurnaan
pemikiran ekonomi kapitalis maka lahirlah pemikiran liberalism. Awalnya
liberalism dianggap dapat memberikan angin baru bagi perekonomian dunia
khususnya eropa pada saat itu. Tetapi ternyata liberalis malah menjadi momok
yang semakin menakutkan dan menjadi ancaman bagi negara-negara di Asia dan
Afrika. Karena pada zaman Liberalisme munculnya ide dan gagasan untuk mencari
bahan baku kenegara-negara lain dan juga terjadinya persaingan industry yang
mau tidak mau harus mereka lakukan karena pada saat itu banyak negara-negara
yang kekurangan bahan baku dan karena kawasan eropa yang dingin dan juga
terjadi peperangan serta pertumbuhan industry dimana pabrik-pabrik produksi
membutuhkan bahan baku lebih banyak lagi dan dieropa harga rempah-rempah
melambung tinggi harganya membuat banyak negara-negara eropa melakukan
penjelajahan guna mengumpulkan rempah-rempah dan bahan baku lainnya dimana pun
mereka kelak singgah.
Di zaman liberalism inilah
dikenal dengan penjajahan yang padahal tujuan utama meraka hanya untuk mencari
bahan baku dan rempah-rempah berubah menjadi keinginan untuk menguasai daerah
atau negara penghasil rempah-rempah atau bahan baku lainnya, untuk mencukupi
kebutuhan bangsa mereka dan untuk dijual dengan harga yag lebih mahal.
Perekonomian liberal memandang ekonomi dengan mengeluarkan modal
sekecil-kecilnya dan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Itulah
prinsip yang digunakan oleh mereka yang menganut paham liberalis.
Setelah melihat bagaimana
kaum liberalis memeras tenaga buruh dan memberikan gaji yang dibawah rata-rata
bahkan jauh dari tenaga yang mereka keluarkan. Maka muncullah Karl Marx yang
menjadi pelopor pertama penentang liberalis dengan tulisan-tulisan dan
pemikiran-pemikiran yang telah disumbangkan untuk lebih memajukan perekonomian
dan juga tidak merendahkan pemerintah sehingga pemerintah dapat menjadi
penghubung antara pemilik modal dengan pemerintah dan juga menjadi titik terang
kaum buruh yang mendapat pencerahan dan juga membela kaum buruh dan proletar
untuk memperbaiki perekonomian mereka sehingga mereka dapat meningkatkan
perekonomian mereka. Bagi kaum borjuis dan opemilik modal Marx merupakan
ancaman, dimana Marx memberikan semangat dan membuat para buruh berani menuntut
gaji yang sesuai dengan tenaga yang telah mereka keluarkan.
Disinilah akhirnya
kapitalisme dan liberalism mendapat ancaman dan momok yang menakutkan dari
munculnya perekonomian sosialis yang menjadi sebuah rezim yag kuat di Asia bagian
timur dan berkembang pesat hingga mencapai wilayah Eropa barat dan membuat
banyak negara berfikir secara keras bagaimana cara menghentikan laju pemahaman
sosialis yang pertama kali dikenalkan oleh Marx tersebut dieropa teoatnya
Prancis.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana
pengaruh yang mendasari sistem komunis ?
2. Bagaimana
proses sistem komunis dalam negara indonesia ?
1.3 Tujuan
1. Mampu
memahami tentang definisi sistem komunis
2. Mampu
memahami sejarah sistem komunis
3. Mengetahui
ciri-ciri sistem komunis
4. Mengetahui
kelebihan dan kekurangan sistem komunis
II.
HASIL DAN
PEMBAHASAN
3.1 Definisi Sistem Komunis
Definisi komunisme atau paham komunisme. Paham
komunisme adalah paham yang merupakan sebagai bentuk reaksi atas perkembangan
masyarakat kapitalis yang merupakan produk masyarakat liberal. Berkembangnya
paham individualisme liberalisme di barat berakibat munculnya masyarakat
kapitalis menurut paham komunisme, mengakibatkan penderitaan rakyat. Komunsime
muncul sebenarnya sebagai reaksi penindasan rakyat kecil oleh kalangan
kapitalis yang didukung oleh pemerintah.
Bertolak belakang dengan individualism
kapitalisme, paham komunisme yang dicetuskan melalui pemikiran Karl Marx
memandang bahwa hakikat kebabasan dan hak individu itu tidak ada.
Paham komunisme dalam memandang hakikat hubungan
Negara dengan agama meletakkan pada pandangan filosofisnya yaitu materialisme
diakletis dan materialisme historis. Hakikat kenyataan tertinggi menurut komunsime adalah materi.
3.2
Ciri-ciri
Sistem
Komunis
1.
Semua sumber daya ekonomi dimiliki dan dikuasai oleh
negara.
2.
Seluruh kegiatan ekonomi harus diusahakan bersama.
Semua perusahaan milik Negara sehingga
tidak ada perusahaan swasta.
3.
Segala keputusan mengenai jumlah dan jenis barang
ditentukan oleh pemerintah.
4.
Harga-harga dan penyaluran barang dikendalikan oleh
negara.
5.
Semua warga masyarakat adalah karyawan bagi negara.
6.
Lebih mengutamakan kebersamaan
7.
Peran pemerintah aktif
8.
Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
9.
Sistem ekonomi yang segala bentuk
kegiatan ekonomi dikuasai,dikelola,
dan di kendalikan oleh Pemerintah Pusat Perekonomian diatur dan dikuasai oleh
pemerintah.
10.
Produksi disesuaikan dengan dan daya
beli masyarakat
11.
Negara memiliki monopoli dalam hal yang
menyangkut orang banyak
3.3
Sejarah
Sistem
Komunis
Kata “komunis” lahir berbarengan dengan kata ”sosialis”
yaitu pada tahun 1830. Pada awalnya ke dua kata ini memiliki arti yang sama
tertapi kemudian “komunis” diartikan atau dipakai untuk aliran sosialis yang
lebih radikal lagi dari sosialis yang benar-benar sosialisme, dimana komunis
menuntut penghapusan total hak milik pribada dan kesamaan konsumsi serta
mengharapkan keadaan komunis itu bukan dari kebaikkan pemerintah tetapi
semata-mata dari perjuangan kaum terhisap itu sendiri (Kolakowski I, 214). Dari
keradikalan tersebut terlihat bahwa komunis merupakan suatu aliran yang
benar-benar seluruh penguasaan harta kekayaan atau hak milik lainnya dikuasai
oleh pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat dan rakyat diseluruh negara yang
memiliki paham komunis ini.
Nampak jelas perbedaan antara system perekonomian liberal
dimana pihak swasta atau pemilik modal yang lebih berkuasa dibandingkan dengan
pemerintah dalam mengatur perekonomian di system liberal pemerintah hanya
bertugas mengawasi dan juga memnyediakan saran prasarana yang akan mempermudah
para pemilik modal untuk melakukan aktifitas perdagangannya. Tetapi dalam
system perekonomian komunis dimana pemerintahlah yang mengatur segala
kepemilikkan yang ada pada individu dan di system perekonomian ini kaum borjuis
dan para pemilik modal mengalami masa yang cukup menyedihkan, karena seluruh
harta benda yang mereka miliki disita dan dikelolah oleh negara dan kaum
proletar serta buruhlah yang lebih diuntungkan.
Sistem perekonomian komunis lahir berbarengan dengan sosialis
tetapi dalam pokok permasalahan kali ini kami hanya membahas tentang system
perekonomian komunis jadi dapat dikatakan dulunya sebelum ada pembedaan antara
komunis dan sosialis, dimana komunis sendiri memiliki arti yang sama dengan
sosialis dimana para tokohnya seperti Karl
Marx yang kemudian para pengikutnya menakan mereka sebagai Marxisme dan juga Friendrich Engels.
Menurut Marx sendiri yang lahir pada masa perang dan
mempengaruhi pemikirannya dan pada saat itu dia pergi ke Prancis dan melihat peperangan
di Prancis dengan mata kepalanya dimana peperangan industry telah membuat kaum
proletar dan buruh sengsara. Dimana menurut Marx upah yang diterima oleh kaum
buruh itu tidak sesuai dengan tenaga ynag telah mereka keluarkan dalam
melakukan produksi disuatu pabrik jadi dalam pandangan Marx haruslah sesuai
antar upah atau gaji yang diterima dalam setiap pekerjaan yang mereka lakukan
dalam arti bahwa mengandaikan adanya suatu penghisapan tenaga kerja oleh
majikan yang luar biasa. Dimana pekerjaan yang biasa dibayar atau mendapat upay
yang biasa begitu juga seterusnya.
Sedangkan Friendrich
Engels sendiri yang merupakan salah satu yang meneruskan pemikiran Marxis
dimana Engels menerapkan dialektika yang menjadi metode Marx dalam menganalisis
perkambangan sejarah pada alam, memberikan paham yang dialektis sekaligus
materialis (Engels I, 19) .
Dikemudian hari pemikiran Marx memberikan inspirasi dan
pergerakan perjuangan di Rusia yang merupakan negara pertama Komunis.
Pemeikiran Marx yang dilanjutkan oleh Engels itu dan dengan tulisan Marx dan
artikel-artikel yang telah diterbitkan oleh Koran-koran illegal yang ada pada
saat itu memuat pemikiran-pemikiran Marx yang sosialis tanpa disadari akan
melahirkan pejuang revolusioner di Rusia dan sekaligus akan menjadikannya
Pendiri negara komunis pertama yang juga kelak akan menjadi negara tandingan
super power Amerika dan menjadi momok
yang menakutkan bagi paham liberalis dan kapitalis.
Vladimir Ilyic
Ulyanov atau Lenin, lahir pada
10 april 1870 menurut kalender lama Rusia atau 22 April 1870 menurut kalender
Modern di Simbirsk. Lenin sendiri dilahirkan dari keluarga yang hangat dan
bahagia serta tumbuh dengan penuh cinta, tak terbayang kelak ia akan menjadi
salah satu pemikir revolusioner dan merupakan pendiri negara komunis yang
namanya akan tercantum dalam tinta emas sejarah dunia.
Lenin merupakan seorang yang lulus dalam bidang hukum dan
menjadi pengacara bagi kaum proletar dan buruh yang ada di Rusia. Menjalani
kehidupan sebagai engacara umum membuat Lenin muak dengan para pemikir
social-demokrasi yang hanya mementingkan diri mmereka sendiri dan lebih membela
kaum borjuis. Pada masa pemerintahan Tsar Alexander II, Lenin masuk kedalam
kelompok pembela kaum buruh dan ikut demo dengan para buruh, setelah itu ia ditangkapa dan
dibuang ke Siberia, dalam pembuangan tersebut Lenin berhasil merampungkan karya
besarnya yang pertama diberi judul The
Development of Capitalism in Rusia (1988) yang diterbitkan dibawah nama
samara Vladimir Ilyin.
Pasca pembuangan tersebut Lenin akhirnya bertemu
tokoh-tokoh yang menganut paham Marxis dan juga mulai tertarik membaca pemikiran-pemikiran
Marx. Setelah membaca dan merenung dipembuangan tersebut akhirnya muncul ide
untuk melakukan revolusioner dan menggalang bantuan untuk melakukan demo kepada
Tsar Alexander II dan ia melihat bbegitu banyaknya kaum buruh dan proletar dibandingkan
kaum borjuis, mengapa mereka tidak dapat menjatuhkan pemerintahan tersebut.
Tanggal 7 November 1917 jatuhnya kekuasaan Tsar Rusia.
Jadi prinsip perekonomian mulai tumbuh dengan bersamaan tumbuhnya negara
komunis pertama yaitu Rusia. Komunisme mulai menjalar dan menjadi momok yang
menakutkan bagi sitem Kapitalis di eropa dan barat. Komunis mulai menjalar dan
mnguuasai 18 negara yang ada didunia ini, dan merupakan sepertiga dari penduduk
dunia saat itu. Kemudian ajaran lenin ini dikenal dengan nama “Marxisme-Leninisme”
yang merupakan tonggak atau pilar dari berdirinya komunis dan system
perekonomian yang menjadikan negara pemegang segala kekayaan rakyatnya dan
dipergunakan untuk kesejahteraan rakyatnya.
3.4
Element
atau Komponen
Sistem
Komunis
3.4.1
Unit Ruma Tangga
Peran pemerintah sebagai pengatur seluruh
sumber-sumber kegiatan perekonomian. Setiap orang tidak diperbolehkan memiliki
kekayaan pribadi, sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah.
Semua unit bisnis mulai dari yang kecil hingga yang besar dimiliki oleh
pemerintah dengan tujuan pemerataan ekonomi dan kebersamaan
3.4.2
Pelaku
Peran pemerintah sangat kuat Pemerintah bertindak aktif mulai dari
perencanaan, pelaksanaan hingga tahap pengawasan. Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh
negara. Campur tangan pemerintah
sangat tinggi. Persoalan ekonomi harus
dikendalikan oleh pemerintah pusat. Kepemilikan oleh negara
terhadap sumber ekonomi. Penekanan terhadap
kebersamaan dalam menjalankan dan memajukan perekonomian. Imbalan yang diterima
oleh individu berdasarkan kebutuhan, bukan prestasi kerja.
3.4.3
Lingkungan Sumber Daya Alam
Sistem perekonomian di mana peran pemerintah
sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan perekonomian. Setiap orang
tidak diperbolehkan memiliki kekayaan pribadi, sehingga nasib seseorang bisa
ditentukan oleh pemerintah. Semua unit bisnis mulai dari yang kecil hingga yang
besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan pemerataan ekonomi dan
kebersamaan.
3.4.4
Lingkungan Sumber Daya Manusia
Manusia sebagai masyarakat system ekonomi ini dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial,
sedang individu-individu fiksi belaka. Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem
sosialis. Tidak ada kebebasan memilih pekerjaan. Maka kreativitas masyarakat tehambat,
produktivitas menurun, produksi dan perekonomian akan berhenti. Semua sumber daya ekonomi dimiliki dan dikuasai
oleh negara. Seluruh kegiatan ekonomi harus diusahakan
bersama. Semua perusahaan milik negara sehingga tidak ada perusahaan swasta. Segala keputusan mengenai jumlah dan jenis
barang ditentukan oleh pemerintah. Harga-harga dan penyaluran barang dikendalikan oleh negara.
3.4.5
Lingkungan Sumber Daya Kapital
Paham komunisme adalah paham yang merupakan
sebagai bentuk reaksi atas perkembangan masyarakat kapitalis yang merupakan
produk masyarakat liberal. Berkembangnya paham individualisme liberalisme di
barat berakibat munculnya masyarakat kapitalis menurut paham komunisme,
mengakibatkan penderitaan rakyat. Komunsime muncul sebenarnya sebagai reaksi
penindasan rakyat kecil oleh kalangan kapitalis yang didukung oleh pemerintah. Berolak belakang dengan individualism
kapitalisme, paham komunisme yang dicetuskan melalui pemikiran Karl Marx
memandang bahwa hakikat kebabasan dan hak individu itu tidak ada. Paham komunisme dalam memandang
hakikat hubungan Negara dengan agama meletakkan pada pandangan filosofisnya
yaitu materialisme diakletis dan materialisme historis. Hakikat kenyataan
tertinggi menurut komunsime adalah materi.
3.4.6
Lingkungan Sumber Daya Teknologi
Penghapusan hak milik pribadi atas alat-alat
produksi. Penghapusan
adanya kelas-kelas sosial. Penghapusan pembagian kerja. Semua warga masyarakat adalah karyawan bagi
negara.
Menurut Marx komunisme menitik beratkan pada :
Pertama, Sekelumit kecil orang kaya hidup dalam
kemewahan yang berlimpah, sedangkan kaum pekerja yang teramat banyak jumlahnya
hidup bergelimang papa sengsara.
Kedua, cara untuk merombak ketidakadilan ini dengan
jalan melaksanakan sisitem sosialis yaitu system dimana alat produksi dikuasai
Negara dan bukannya oleh pribadi swasta.
Ketiga, pada umumnya salah satunya jalan paling
praktis untuk melaksanakan sistem sosialis ini adalah lewat revolusi kekerasan.
Keempat, untuk menjaga kelanggengan sisitem sosialis
harus diatur oleh kediktatoran partai Komunis dalam jangka waktu yang memadai.
3.5
Kelebihan
dan Kekurangan
Kelebihan terbesar dari perekonomian
komunis adalah kenyataan dimana setiap orang memiliki apa yang mereka butuhkan
dan setiap masyarakatnya berkontribusi atau ikut serta dalam sebuah proses
pembangunan negara sesuai dengan jabatannya.
Dimana kesenjangan ekonomi
dihapuskan dan tidak adanya lagi perbedaan antara kaum borjuis dan proletar
serta buruh. Dimana membuat stabilitas ekonomi tercapai. Karena penghapusan
kasta telah ada disebabkan perekonomian komunis yang melanda wilayah asia barat.
Sedangkan kekurangan dari sistem ini adalah dimana system ini tidak mempertimbangkan
fakta bahwa semua individu tidak sama dan kemampuan setiap individu jelas
berbeda-beda dari individu lainnya.
Karena tidak adanya persaingan
sehingga membuat pemikiran mereka tumpul sehingga menyebabkan tidak ada
keiginan untuk melakukan inisiatif dan perubahan kearah yang lebih baik lagi.
Karena semua proses perencanaan
ditangani oleh para perencana pusat sehingga cenderung pelaksanaan sebuah
kebijakkan berjalan lambat.
3.6 Perbandingan dua Negara
3.6.1 Sistem Ekonomi Indonesia
Sebenarnya Negara Indonesia merupakan Negara yang sistem
ekonominya tidak jelas, banyak orang mengatakan bahwa bangsa Indonesia
selama ini menganut sistem demokrasi terpimpin atau sistem demokrasi pancasila
tetapi tidak sedikit juga orang yang mengatakan sistem ekonomi bangsa Indonesia
adalah sistem ekonomi kapitalisme bahkan saat indonesia ada dalam orde baru
yang di pimpin oleh rezim soeharto itu sedikit memperlihatkan bangsa indonesia
yang sempat menganut sistem ekonomi komunisme yang sebenarnya sistem ekonomi
ini sangat ditentang oleh rakyat pada masa itu. Indonesia dikatakan
menganut sistem ekonomi tradisional atu demokrasi terpimpin atau sistem ekonomi
pancasila itu memang benar. Banyak bukti yang mendukung perkataan atau
statement tersebut. Setelah bangsa kita merdeka atau paska kemerdekaan bangsa
kita dari tangan penjajah, perekonomian Indonesia itu berdasarkan
“asas kekeluargaan”.
“asas kekeluargaan”.
Asas kekeluargaan ini digagas oleh ide-ide bapak Hatta yang
menurut beliau sistem inilah yang sangat cocok dengan keadaan bangsa Indonesia
saat itu. Dengan ide inilah beliau membentuk badan perekonomian bangsa
yang biasa kita kenal dengan “koperasi”.
yang biasa kita kenal dengan “koperasi”.
Asas kekeluargaan juga berdasarkan UUD 1945 tepatnya pada
pembukaan dan dua pasal pokoknya. Asas kekeluargaan ini secara ekstrisik
dijelaskan pada pasal 33 ayat 1 dan secara instrisik dijelaskan pada pembukaan
UUD 1945. D
alam pasal 33 ayat 1 yang berbunyi, “ Perekonomian disusun atas usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”, di sini secara jelas nampak bahwa Indonesia menjadikan asas kekeluargaan sebagai fondasi dasar perekonomiannya.
alam pasal 33 ayat 1 yang berbunyi, “ Perekonomian disusun atas usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”, di sini secara jelas nampak bahwa Indonesia menjadikan asas kekeluargaan sebagai fondasi dasar perekonomiannya.
Dalam cuplikan pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 yang berbunyi ”kebangsaan
Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara indonesia, yang terbentuk
dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab,
persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.
Disini juga sangat jelas penggambaran tentang asas
kekeluargaan pada kata
“keadilan sosial” yang maksudnya bahwa Indonesia ingin
memeratakan perekonomian ke segala penjuru dan pelosok Indonesia.
“keadilan sosial” yang maksudnya bahwa Indonesia ingin
memeratakan perekonomian ke segala penjuru dan pelosok Indonesia.
Dengan melihat pasal dan pembukaan UUD 1945 di atas asas
kekeluargaan dapat digambarkan dengan kebersamaan, gotong royong, keadilan,
persamaan hak dan kewajiban. Sehingga dengan melihat kandungan-kandungan di
atas tersebut dapat menghubungkan sistem ekonomi kita ke arah sistem ekonomi
demokrasi terpimpin atau sisem ekonomi pancasila. Hal ini tergambarkan
dalam TAP No.
XIII/MPRS/1966, “Langkah-langkah
pertama ke arah perbaikan ekonomi rakyat ialah penilaian kembali daripada semua
landasan-landasan kebijakan ekonomi, keuangan, dan pembangunan, dengan maksud
memperoleh keseimbangan yang tepat antara upaya yang diusahakan dan tujuan yang
hendak dicapai, yakni masyarakat sosialis Indonesia berdasarkan
Pancasila.”
Sistem ekonomi Kapitalisme berarti bahwa mengutamakan kebebasan individu dalam mengatur perekonomian, kebebasan kepemilikan hak, kebebasan mengembangkan diri, kebebasan dalam mendirikan perusahaan. semua ini ada dalam sistem perekonomian kita saat ini.
Pancasila.”
Sistem ekonomi Kapitalisme berarti bahwa mengutamakan kebebasan individu dalam mengatur perekonomian, kebebasan kepemilikan hak, kebebasan mengembangkan diri, kebebasan dalam mendirikan perusahaan. semua ini ada dalam sistem perekonomian kita saat ini.
Di Indonesia itu sudah sangat biasa mendengar “kebebasan
bertindak”. Semua warga Negara bebas untuk
memilih macam apa pekerjaan yang akan ditekuni, Negara tidak mengatur dalam hal ini, Negara hanya bisa megawasi. Kemudian semua orang indonesia bebas mendirikan perusahaan yang mereka inginkan.negara memberi kebebasan seluas- luasnya kepada warga negaranya. Hak kepimilikan juga suatu yang sangat lazim terdengar. Tidak ada beritanya bahwa Indonesia merupakan negagra yang melarang warganya untuk memiliki sebuah perusahaan atau lembaga ataupun barang-barang lainnya. Hal in juga dipertegas dalam pasal 27 ayat dua yang berbunyi,
“Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.”
Jadi dengan petunjuk bukti-bukti di atas dapat dikatakan Indonesia juga menganut sistem ekonomi kapitallisme. Tetapi dengan diberikan kebebasan kepada setiap individu bukan berarti Negara memberikan semuanya untuk dikuasai oleh warga Negara Indonesia , ada sebagian yang tetap diatur oleh Negara yaitu sumber usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu akan dikuasai oleh Negara, untuk contoh yaitu Pertamina dan Bulog yang merupakan perusahaan yang mengatur sumber hidup semua orang.jadi dengan adanya bukti yang satu ini Indonesia juga dapat digolongkan ke dalam Negara yang menganut sistem perekonomian komunisme. Untuk sekarang Indonesia juga sedang mengembangkan sistem ekonomi syariah. Ditengah kegamangan perekonomian nasional pasca krisis tahun 1998, realita yang berkebalikan terjadi pada sistem ekonomi syari’ah. Sistem ekonomi syari’ah telah terbukti ampuh dan lebih resisten di masa krisis.
memilih macam apa pekerjaan yang akan ditekuni, Negara tidak mengatur dalam hal ini, Negara hanya bisa megawasi. Kemudian semua orang indonesia bebas mendirikan perusahaan yang mereka inginkan.negara memberi kebebasan seluas- luasnya kepada warga negaranya. Hak kepimilikan juga suatu yang sangat lazim terdengar. Tidak ada beritanya bahwa Indonesia merupakan negagra yang melarang warganya untuk memiliki sebuah perusahaan atau lembaga ataupun barang-barang lainnya. Hal in juga dipertegas dalam pasal 27 ayat dua yang berbunyi,
“Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.”
Jadi dengan petunjuk bukti-bukti di atas dapat dikatakan Indonesia juga menganut sistem ekonomi kapitallisme. Tetapi dengan diberikan kebebasan kepada setiap individu bukan berarti Negara memberikan semuanya untuk dikuasai oleh warga Negara Indonesia , ada sebagian yang tetap diatur oleh Negara yaitu sumber usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu akan dikuasai oleh Negara, untuk contoh yaitu Pertamina dan Bulog yang merupakan perusahaan yang mengatur sumber hidup semua orang.jadi dengan adanya bukti yang satu ini Indonesia juga dapat digolongkan ke dalam Negara yang menganut sistem perekonomian komunisme. Untuk sekarang Indonesia juga sedang mengembangkan sistem ekonomi syariah. Ditengah kegamangan perekonomian nasional pasca krisis tahun 1998, realita yang berkebalikan terjadi pada sistem ekonomi syari’ah. Sistem ekonomi syari’ah telah terbukti ampuh dan lebih resisten di masa krisis.
Perwujudan dari sistem ini adalah sejak tahun 1975
didirikanlah Internasional Development Bank ( IDB ) di Jeddah. Fenomena
suksesnya Bank Muamalat melewati krisis tanpa sedikit pun Bantuan Likuiditas
Bank Indonesia (BLBI) menginspirasi perbankan Indonesia. Kini dunia perbankan
berlomba membuka layanan syari’ah. Data Bank Indonesia
tahun 2006 menunjukkan bahwa telah berdiri 561 B
ank Syari’ah. Selain itu juga telah berdiri 25 Asuransi Syari’ah, Pasar Modal syari’ah, Pegadaian Syari’ah dan lebih 3200 BMT (Koperasi Syariah), dan Ahad – Net Internasional, serta maraknya kajian ekonomi syari’ah di berbagai universitas. Atas bukti diataslah Indonesia dapat digolongkan ke dalam Negara yang sedang menganut sistem ekonomi syariah.
tahun 2006 menunjukkan bahwa telah berdiri 561 B
ank Syari’ah. Selain itu juga telah berdiri 25 Asuransi Syari’ah, Pasar Modal syari’ah, Pegadaian Syari’ah dan lebih 3200 BMT (Koperasi Syariah), dan Ahad – Net Internasional, serta maraknya kajian ekonomi syari’ah di berbagai universitas. Atas bukti diataslah Indonesia dapat digolongkan ke dalam Negara yang sedang menganut sistem ekonomi syariah.
3.6.2 Sistem Ekonomi
Negara China
China dari dahulu memang sangat terkenal dengan istilah
Negara komunis, Negara yang semua perekonomiaanya diatur oleh Negara dan warga
Negara yang menentangnya akan dihukum jadi tidak boleh ada salah satu warganya
yang menentang kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintahannya. China juga
membungkam atau mengekang pers di negaranya sendiri. Organisasi Reporters Sans
Frontieres (RSF) yang berkedudukan di Paris pada 4 Januari 2006 silam juga
melaporkan bahwa kasus penahanan terhadap wartawan sepanjang tahun 2005 paling
banyak terjadi di China. (Kompas, 5 Januari 2006). Data yang dikumpulkan
organisasi reporter lintas negara itu menunjukan sampai 1 Januari 2006 lalu,
jumlah wartawan yang ditahan di negara komunis itu sebanyak 32 orang. Di sini
media diberi pengawasn yang ketat. Pembredelan dan penyitaan terhadap
media juga biasa dilakukan. Tetapi sekarang china merubah sistem
perokonomiannya kearah yang lebih baik lagi, tidak ada lagi pengekangan
terhadap pers, memberi kebebasan kepada warga Negara untuk mengatur
perekonomiaanya sendiri. menambah kuasa pegawai tempatan dan pengurus kilang
dalam industri, dan membenarkan pelbagai pengusahawanan dalam servis dan
perkilangan ringan, dan membuka ekonomi kepada perdagangan dan pelaburan luar.
Kawalan harga juga telah dilonggarkan. Ini telah mewujudkan penukaran sistem
ekonomi berasaskan komunis kepada sistem ekonomi campuran komunis dan
kapitalisme.
Pada beberapa tahun terakhir China telah menegaskan lebih
lanjut target dan tugas penyempurnaan sistem ekonomi pasar sosialis yaitu suatu
pasar ekonomi dimana kepemilikan publik merupakan arus utama, sebagai bukti
bahwa antara tahun 1989 sampai 2001, jumlah perusahaan negara anjlok dari
102.300 buah menjadi 46.800. Sedangkan jumlah perusahaan swasta meledak dari
90.000 buah menjadi lebih dari 2 juta buah. Hal ini sesuai dengan tuntutan
mempertimbangkan secara menyeluruh perkembangan kota dan desa, perkembangan
regional, perkembangan sosial dan ekonomi, perkembangan harmonis antara manusia
dan alam, serta perkembangan di dalam negari dan keterbukaan terhadap dunia
luar, mengembangkan peranan dasar pasar dalam alokasi sumber daya, meningkatkan
vitalitas dan daya saing perusahaan, menyempurnakan pengontrolan makro negara,
menyempurnakan fungsi pemerintah di bidang pengelolaan sosial dan layanan umum,
dan memberikan jaminn sistem yang kuat kepada pembangunan masyarakat cukup
sejahtera secara menyeluruh.
Kemudian china berusaha menyempurnakan sistem pokok ekonomi
di mana ekonomi milik negara merupakan bagian utama dan ekonomi multi
kepemilikan berkembang bersama, mendirikan sistem yang menguntungkan untuk
mengubah struktur ekonomi dualis antara kota dan desa, membentuk mekanisme yang
mendorong perkembangan harmonis ekonomi regional, membangun sistem pasar modern
yang seragam, terbuka dan bersaing secara tertib, menyempurnakan sistem
pengontrolan makro, sistem pengelolaan administrasi dan sistem hukum ekonomi,
menyempurnakan sistem penempatan kerja, distribusi pendapatan dan jaminan
sosial, dan mendirikan mekanisme yang mendorong perkembangan yang berkelanjutan
di bidang ekonomi dan sosial. Dengan adanya data seperti diatas maka china
dapat digolongkan ke dalam Negara yang juga menganut sistem perekonomian
sosialis.
Dan ini sangat memberi pengaruh terhadap perekonomian china
sampai- sampai amerika serikat yang notabene adalah Negara adidaya tidak
berdaya menghadapi perekonomian china yang memiliki nilai kemajuan ekonomi
sangat pesat berkat sistem ekonomi yang mereka anut, sebenernya kita harusnya belajar
dari china bukan malah belajar dari amerika serikat yang sekarang ini sedang
mengalami krisis hebat. Sekarang China juga sedang membuka pasar
ekonomi bebas, yang artinya mereka membuka perekonomian untuk siapapun demi
tercapainya kesehjahteraan bagi masyarakatnya. Pasar bebas sendiri merupakan
ciri dari system ekonomi liberalisme atau kapitalisme. Jadi sistem ekonomi
china adalah sistem ekonomi campuran antara sosialis, kapitalisme, dan
komunisme.
III.
KESIMPULAN
Sistem sosialis merupakan perekonomian di mana peran pemerintah sebagai
pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan perekonomian. Setiap orang tidak
diperbolehkan memiliki kekayaan pribadi, sehingga nasib seseorang bisa
ditentukan oleh pemerintah. Semua unit bisnis mulai dari yang kecil hingga yang
besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan pemerataan ekonomi dan
kebersamaan.
Manusia sebagai masyarakat system ekonomi ini dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial,
sedang individu-individu fiksi belaka. Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem
sosialis. Tidak ada kebebasan memilih pekerjaan. Maka kreativitas masyarakat tehambat,
produktivitas menurun, produksi dan perekonomian akan berhenti. Semua sumber daya ekonomi dimiliki dan dikuasai
oleh negara. Seluruh kegiatan ekonomi harus diusahakan
bersama. Semua perusahaan milik negara sehingga tidak ada perusahaan swasta. Segala keputusan mengenai jumlah dan jenis
barang ditentukan oleh pemerintah. Harga-harga dan penyaluran barang dikendalikan oleh negara

Pragmatic Play Launches New Slots for Mobile & Desktop
BalasHapusPragmatic Play, the 거제 출장샵 leading content 나주 출장샵 provider to the 남원 출장샵 iGaming 경산 출장안마 industry, today launched its latest set of premium slot titles to 여주 출장안마 its iGaming